Mengenal dunia usaha bisnis

saat ini kita akan membicarakan apa itu pengertian Technopreneur secara lebih dalam.

Dalam dunia bisnis, ada inovasi dalam teknologi yang telah membuka kesempatan dan tantangan yang baru bagi dunia bisnis. Sehingga sering sekali kita dengar istilah Technopreneur.

apa itu technopreneur ?
apakah kalian mendengar kata dari Technopreneur? Dilihat dari asal katanya, technopreneur merupakan penggabungan dari dua kata yaitu teknologi dan entrepeneur.

Technopreneur mengandung makna tentang bagaimana cara pemanfaatan teknologi yang sedang berkembang pesat untuk dijadikan sebagai peluang usaha. Karena untuk entrepreneur itu sendiri mengandung arti sesesorang/badan usaha yang mengelola usaha dengan keberanian untuk mengambil resiko guna mencapai keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengidentifikasi peluang yang ada.

Lalu Apa Perbedaan dari Technopreneur dan Entrepreneur?

Entrepreneur adalah orang yang melakukan aktivitas wirausaha yang dicirikan dengan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun manajemen operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.

Sedangkan Technopreneur adalah wirausaha yang menjalankan bisnisnya dengan basis teknologi. Dengan kata lain Technopreneur adalah entrepreneur yang mengoptimalkan berbagai potensi perkembangan teknologi yang ada sebagai basis pengembangan usaha yang dijalankannya, atau bisa dibilang Technopreneur ini adalah entrepreneur modern yang berbasis pada teknologi dalam menjalankan usahanya.

Apa fungsi dari technopreneur itu sendiri?
 
Fungsi technopreneur adalah :
-Memanfaatkan teknologi sebagai bisnis
-Menghasilkan produk yang kreatif dan inovatif
-Menciptakan lapangan kerja baru
-Mencetak generasi pengambil risiko/berani tantangan

Contoh produk technopreneurship
   Ada banyak sekali produk dari pengusaha teknologi, misalnya Facebook, Twitter, Google, Instagram, BBM, Whatsapp, Line, Apple, Lenovo, Asus, Toshiba, Nokia, Accer, Advance, dan masih banyak lagi beragam produk teknopreneurship lainnya. Jadi apakah susah jadi pengusaha seorang technopreneur?

Peluang technopreneur saat ini
Dunia tekhnologi yang saat ini, dengan perkembangannya yang tentu saja berkembang di seluruh dunia, menjadi peluang yang sangat patut diperhitungkan dan patut dicoba. hal tersebutlah inovasi tekhnologi memang seharusnya memaksa perusahaan untuk mengubah haluannya menjadi lebih canggih, modern dan sesuai dengan tuntutan pasar saat ini yang mengedepankan efisiensi dan efektivitas yang bisa didapatkan jika perusahaan/peluang usaha lainnya dikelola dengan menggunakan teknologi.

Semoga materi tentang technopreneur ini yang bisa dijadikan acuan untuk membuat sebuah artikel dan semoga bermanfaat untuk mahasiswa, dan lainnya. Sudah paham kan dari pengertian, perbedaan, fungsi, hingga contoh-contoh technopreneur. :)

Tutorial Cara install Windows 7


Install Windows 7 adalah Langkah-langkah cara memasang sistem operasi windows 7 yang dikembangkan oleh microsoft pada komputer pribadi, pc, netbook, notebook, laptop, dengan menggunakan media CD/DVD atau flashdisk. Berikut adalah cara menginstal atau install ulang windows 7, yang menjadi panduan untuk setiap edisi termasuk basic, home, professional, ultimate, 32-bit, 64-bit.

Instalasi ini disebut juga "Fresh install" atau "clean install" yaitu menghapus sistem yang ada sebelumnya secara keseluruhan tanpa tersisa, baik itu Windows XP, Linux, Windows 7 yang lama, Windows 8, atau yang lainnya, kemudian menggantinya dengan instalasi baru Windows 7. Dengan kata lain Windows 7 yang baru akan menghapus seluruh sistem pada satu partisi, termasuk virus kalo ada, maka Windows 7 yang baru tersebut benar-benar bersih dari virus.

Catatan
  • Ini adalah instalasi Windows 7 dari awal pada laptop atau komputer.
  • Instalasi baru atau menginstall ulang Windows 7 SAMA SAJA.
  • Langkah-langkah instalasi berlaku untuk windows 7 edisi Basic, Home, Professional, Enterprise, Ultimate, 32-bit, 64-bit, diterapkan pada satu partisi di hard disk dan pengaturan partisi tambahan.
  • Jika gambar pada tutorial ini tidak muncul, coba "refresh" halaman atau dengan menekan tombol "F5", ini bisa dikarenakan  internet yang tidak stabil atau lambat.

Berikut adalah langkah-langkah cara menginstal windows 7:
  1. Nyalakan Komputer atau Laptop, kemudian masuk ke Menu BIOS.

    langkah 1: cara instal windows 7, booting, komputer, laptop
    • Supaya bisa masuk ke MENU BIOS, SAAT menyalakan Laptop atau Komputer seperti gambar diatas, tekan terus-menerus dengan cepat tombol F2, pada beberapa laptop merk lain tekan Esc, F1, F10 atau Del Pada Komputer.
    • Catatan, Pada sebagian merk laptop mungkin juga sambil menekan tombol "fn" bersamaan dengan F1/F2 dst, agar tombol tersebut berfungsi.
  2. Masuk ke MENU BIOS untuk pengaturan booting pertama.

    langkah 2: cara instal windows 7, setup menu bios
    • Gambar diatas merupakan contoh masuk ke menu BIOS atau "Setup Utility", tampilan ini beraneka ragam tergantung merk.
  3. Cari Boot untuk Pengaturan Booting Pertama.

    langkah 3: cara instal windows 7, setup menu ke cd, dvd
    • Arahkan Boot Pertama Jadi CD-DVD atau Flashdisk sesuai keinginan, Tampilan ini pun beraneka ragam tergantung merk.
    • Ubah "Boot" pertama pada Menu BIOS Ke CD/DVD atau Flashdisk, namun jika dari Flashdisk ubah "boot" pertama ke Flashdisk, ini diperlukan agar "Booting" pertama kali membaca media CD/DVD Windows 7 atau Flashdisk.
    • Khusus untuk booting pertama dari flashdisk, maka harus masukan terlebih dahulu flashdisk sebelum menyalakan komputer atau laptop.
  4. Klik Exit dan kemudian Exit Saving Changes dengan mengklik Yes.

    langkah 4: cara instal windows 7, exit setup menu
    • Komputer atau Laptop akan segera Restart dari DVD. Jangan Lupa masukan terlebih dahulu DVD Windows 7 Installer ke Drive DVD, sebelum restart.
  5. Mulai Proses instalasi dari DVD Windows 7 Installer.

    langkah 5: cara instal windows 7, booting komputer dari DVD
    • Klik Apa saja pada keyboard, misalnya klik Enter dan waktunya hanya 5 detik, kalo 5 detik ga di klik, proses tidak akan terjadi, harus restart lagi.
  6. Pada Langkah ini tidak melakukan apapun.

    langkah 6: cara instal windows 7, loading file
  7. Pilih English, Klik Next.

    langkah 7: cara instal windows 7, setelan bahasa
  8. Klik Install Now.

    langkah 8: cara instal windows 7, memulai instalasi
  9. Klik "I accept the license terms", kemudian Klik Next.

    langkah 9: cara instal windows 7, persetujuan
    • Klik untuk Persetujuan instalasi.
  10. Proses instalasi windows 7 segera dimulai.

    langkah 10: cara instal windows 7, advanced
    • Pada Langkah ini, sangat penting, penting, dan penting, Klik Custom (advanced). Langkah ini akan memproses Windows dari awal, sehingga nanti akan seperti baru, dan menghapus semua sistem yang lama.
  11. Atur partisi.

    langkah 11: cara instal windows 7, pengaturan partisi
    • Pada langkah ini Penting Untuk Mengatur Partisi yang akan diinstall Windows 7 yang Baru.
    • Gambar diatas merupakan contoh Laptop yang memiliki 3 Partisi, Pertama System Reserved, Kedua Windows 7 lama alias "C:", dan Ketiga Data alias "D:".
    • Catatan, Jika pada gambar diatas pada kotak tersebut kosong, artinya hard disk tidak terbaca, maka hardisk kemungkinan rusak atau kurang bagus atau kabel ke hard disk tidak bagus atau tidak terdeteksi.
  12. Delete Partisi Sistem Windows yang lama.

    langkah 12: cara instal windows 7, delete partisi
    • Dengan Delete Partisi, maka sistem Lama "C:" akan terhapus, dan My Documents pun akan terhapus seluruhnya, karena My Documents termasuk "C:". Jadi kalo simpan Data-data dikemudian hari sebaiknya di "D:" atau "E:".
    • Arahkan kursor untuk Delete Partisi dengan Klik Delete, kemudian klik OK - OK aja, sampai tampilan pada gambar berikutnya.
  13. Buat Partisi baru.

    langkah 13: cara instal windows 7, memilih dan membuat partisi
    • Arahkan Kursor pada partisi yang akan diisi Windows 7 yang baru, Klik New.
    • Kemudian Klik OK dan OK. Untuk diketahui, disini ada suatu nilai berapa Byte Hard Disk.
  14. Teruskan instalasi pada Partisi Baru.

    langkah 14: cara instal windows 7, partisi baru
    • Tampilan akan seperti gambar diatas, kemudian arahkan Kursor Pada Partisi yang akan diinstall Windows 7 yang baru (Primary), Kemudian Klik Next.
  15. Memulai Proses Instalasi.

    langkah 15: cara instal windows 7, transfer file
    • Proses Instalasi Benar-benar dimulai, kalo sudah sampai langkah ini anda bisa benar-benar bersantai, karena selanjutnya akan berjalan Otomatis.
    • Jangan klik apapun, biarkan saja sampai restart dengan sendirinya.
    • Jika Pada saat Expanding Windows files ada error, berarti memory laptop/komputer rusak, coba diulang lagi dari awal kalo error. Kalo lancar, Windows akan restart otomatis.
  16. Proses instalasi dilanjutkan otomatis, kemudian akan restart sendiri.

    langkah 16: cara instal windows 7, restart otomatis
    • Catatan, Jika menggunakan DVD tidak melakukan apapun, tapi jika menggunakan Flashdisk setelah gambar tersebut (restart) Flash disk HARUS dicabut.
  17. Restart otomatis.

    langkah 17: cara instal windows 7, booting, DVD
    • Setelah Restart, pada langkah ini jangan klik apapun, kalo diklik nanti mulai lagi seperti langkah di atas. Jika memakai flashdisk tidak ada gambar diatas, kan dah dicabut.
  18. Biarkan saja, jangan klik apapun.

    langkah 18: cara instal windows 7, update registry setting
  19. Penyempurnaan instalasi lanjutan, Biarkan saja.

    langkah 19: cara instal windows 7, menyempurnakan
    • Menyempurnakan Proses Instalasi Windows. Biarkan saja, jangan klik apapun, kalo gerakin mouse atau minum kopi Boleh.
  20. Proses Instalasi Windows hampir selesai, dan akan restart otomatis, jangan klik apapun.

    langkah 20: cara instal windows 7, continue
    langkah 20.1: cara instal windows 7, preparing computer for the first use
  21. Isi Data-data dengan memberi nama sistem windows 7.

    langkah 21: cara instal windows 7, memasukan nama untuk komputer
    • Isi Nama untuk Laptop, Komputer, bebas, Trus Klik Next.
  22. Password windows 7.

    langkah 22: cara instal windows 7, memasukan password
    • Ga usah diisi, kecuali Laptop atau komputernya ingin memakai password, kemudian klik Next.
  23. "Product key" windows 7, klik Skip.

    langkah 23: cara instal windows 7, memasukan kode
    • Jika sudah memiliki Kode Windows 7, ketik kodenya dalam kotak tersedia, dan klik Automatically activate Windows. Jika belum mempunyai kode, jangan diisi apapun, Disebelah Next nanti ada Skip, jadi Klik Skip.
  24. Klik Use recommended settings.

    langkah 24: cara instal windows 7, recommended setting
  25. Pengaturan waktu aktual, sesuaikan waktu yang dikehendaki, kemudian klik Next.

    langkah 25: cara instal windows 7, pengaturan waktu
  26. Proses instalasi sudah selesai.

    langkah 26: cara instal windows 7, install windows 7 selesai

Aktivasi

Bagi yang belum memasukan kode windowsnya "Product key" alias belum di aktifkan/activated, maka sempurnanya windows 7 tersebut hanya berlaku 30 hari, jika 30 hari belum di aktifkan, tampilan windows akan berubah hitam, dan jika dibiarkan kadang bisa merusak hardware Laptop atau Netbook, sebaiknya segera aktifkan Windows setelah Instalasi selesai.

Untuk mengaktifkan (aktivasi) windows 7 sebenarnya ada pada DVD itu sendiri, jika bingung tanyakan pada penjual atau bertanya kepada yang lebih mengetahui, karena cara aktivasi windows 7 berbeda-beda.

Catatan:
  • Biasanya dan memang wajib, setiap selesai instalasi windows 7 sebaiknya instal juga drivernya seperti Graphics driver, Audio Driver, Network Driver yang berhubungan dengan driver sesuai merknya, biasanya ada CD / DVD tersendiri dikasih waktu membeli Laptop atau Komputer, kalo tidak ada harus download.
  • Namun Pada beberapa Merk Laptop, biasanya tidak perlu juga karena sudah terintegrasi dengan Windows 7, dan Driver harus di instal supaya Laptop atau Komputer berjalan dengan semaksimal mungkin, kemudian lengkapilah dengan software pendukungnya.
  • "Setelah instal baru atau instal ulang windows 7 pada komputer dan laptop, sangat direkomendasikan dan WAJIB instal driver windows. Bisa baca disini Cara Mencari, Instal Driver Windows 7, KEMUDIAN Instal program software lihat disini Software Penting untuk Windows 7.

Sistem Operasi Berbasis Windows

SISTEM OPERASI WINDOWS DAN SEJARAHNYA


Microsoft Windows atau lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi komputer pribadi yang dikembangkan olehMicrosoft yang menggunakan antarmuka dengan pengguna berbasis grafik (graphical user interface).
Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985 yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.
Windows 1.0
Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows 1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, akan tetapi Rowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation, meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama “Windows” akan lebih “memikat” konsumen. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama yang dimiliki oleh MS-DOS.

 Windows 2.x

Windows versi 2 pun muncul kemudian pada tanggal 9 Desember 1987, dan menjadi sedikit lebih populer dibandingkan dengan pendahulunya. Sebagian besar populeritasnya didapat karena kedekatannya dengan aplikasi grafis buatan Microsoft, Microsoft Excel for Windows dan Microsoft Word for Windows. Aplikasi-aplikasi Windows dapat dijalankan dari MS-DOS, untuk kemudian memasuki Windows untuk melakukan operasinya, dan akan keluar dengan sendirinya saat aplikasi tersebut ditutup.
Microsoft Windows akhirnya memperoleh peningkatan signifikan saat Aldus PageMaker muncul dalam versi untuk Windows, yang sebelumnya hanya dapat berjalan di atas Macintosh. Beberapa ahli sejarahwan komputer mencatat ini sebagai kemunculan sebuah aplikasi yang laku secara signifikan selain buatan Microsoft sebagai awal kesuksesan Microsoft Windows.
Windows versi 2.0x menggunakan model memori modus real, yang hanya mampu mengakses memori hingga 1 megabita saja. Dalam konfigurasi seperti itu, Windows dapat menjalankan aplikasi multitasking lainnya, semacam DESQview, yang berjalan dalam modus terproteksi yang ditawarkan oleh Intel 80286.
Windows 2.1x
Selanjutnya, dua versi yang baru dirilis, yakni Windows/286 2.1 dan Windows/386 2.1. Seperti halnya versi Windows sebelumnya, Windows/286 menggunakan model memori modus real, tapi merupakan versi yang pertama yang mendukung High Memory Area (HMA). Windows/386 2.1 bahkan memiliki kernel yang berjalan dalam modus terproteksi dengan emulasi Expanded Memory Specification (EMS) standar Lotus-Intel-Microsoft (LIM), pendahulu spesifikasi Extended Memory Specification (XMS) yang kemudian pada akhirnya mengubah topologi komputasi di dalam IBM PC. Semua aplikasi Windows dan berbasis DOS saat itu memang berjalan dalam modus real, yang berjalan di atas kernel modus terproteksi dengan menggunakan modus Virtual 8086, yang merupakan fitur baru yang dimiliki oleh Intel 80386.
windows 3.0
Windows 3.0 dapat berjalan di dalam tiga modus, yakni modus real, modus standar, dan modus 386 Enhanced, dan kompatibel dengan prosesor-prosesor keluarga Intel dari Intel 8086/808880286, hingga 80386. Windows 3.0 akan mencoba untuk mendeteksi modus mana yang akan digunakan, meski pengguna dapat memaksa agar Windows bekerja dalam modus tertentu saja dengan menggunakan switch-switch tertentu saat menjalankannya
  • win /r: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus real
  • win /s: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus standar
  • win /3: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus 386 Enhanced.
Versi 3.0 juga merupakan versi pertama Windows yang berjalan di dalam modus terproteksi, meskipun kernel 386 enhanced mode merupakan versi kernel yang ditingkatkan dari kernel modus terproteksi di dalam Windows/386.
Karena adanya fitur kompatibilitas ke belakang, aplikasi Windows 3.0 harus dikompilasi dengan menggunakan lingkungan 16-bit, sehingga sama sekali tidak menggunakan kemampuan mikroprosesor Intel 80386, yang notabene adalah prosesor 32-bit.
OS/2
Microsoft dan IBM bekerja sama dalam mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut sebagai IBM OS/2. OS/2 dapat menggunakan semua kemampuan yang ditawarkan oleh mikroprosesor Intel 80286 dan mampu mengakses memori hingga 16 Megabyte. OS/2 1.0 dirilis pada tahun 1987, yang memiliki fitur swapping dan multitasking, selain tentunya mengizinkan aplikasi MS-DOS untuk berjalan di atasnya.
Pada awal-awal tahun 1990an, hubungan antara Microsoft dan IBM pun meregang akibat munculnya sebuah konflik. Hal ini dikarenakan mereka saling bekerja sama dalam mengembangkan sistem operasi komputer pribadi masing-masing (IBM dengan OS/2 dan Microsoft dengan Windows-nya), keduanya memiliki akses terhadap kode masing-masing sistem operasi. Microsoft menghendaki pengembangan lebih lanjut dari sistem operasi Windows buatannya, sementara IBM memiliki hasrat bahwa semua pekerjaan masa depannya haruslah dibuat berdasarkan sistem operasi OS/2. Dalam sebuah percobaan untuk mengakhiri konflik ini, IBM dan Microsoft akhirnya setuju bahwa IBM akan mengembangkan IBM OS/2 versi 2.0, untuk menggantikan OS/2 versi 1.3 dan Windows 3.0, sementara Microsoft harus mengembangkan sebuah sistem operasi baru, OS/2 versi 3.0, yang akan kemudian menggantikan OS/2 versi 2.0 . Persetujuan ini pun tidak berlangsung lama, sehingga hubungan IBM dan Microsoft pun dihentikan. IBM akhirnya melanjutkan pengembangan OS/2, sementara Microsoft mengganti nama sistem operasi OS/2 versi 3.0 (yang belum dirilis) menjadi Windows NT.
WINDOWS 3.1
 Microsoft mengembangkan Windows 3.1, yang menawarkan beberapa peningkatan minor terhadapWindows 3.0 (seperti halnya kemampuan untuk menampilkan font TrueType Fonts, yang dikembangkan secara bersama-sama dengan Apple), dan juga terdapat di dalamnya banyak sekali perbaikan terhadap bug dan dukungan terhadap multimedia. Versi 3.1 juga menghilangkan dukungan untuk modus real, sehingga hanya berjalan pada modus terproteksi yang hanya dimiliki oleh mikroprosesor Intel 80286 atau yang lebih tinggi lagi.
WINDOWS NT
Arsitek utama dari Windows NT adalah Dave Cutler, yang merupakan salah satu dari pemimpin arsitek sistem operasi VMS di perusahaan Digital Equipment Corporation (DEC), yang kemudian dibeli oleh Compaq yang sekarang bagian dari Hewlett-Packard. Dukungan device driver untuk Windows NT juga kurang begitu banyak karena memang mengembangkan driver untuk Windows NT dianggap rumit oleh beberapa pengembang, selain tentunya Windows NT juga memiliki superioritas dalam model abstraksi perangkat kerasnya. Yang membuat Windows NT pilihan yang sempurna untuk pangsa pasar server jaringan lokal (LAN), yang pada tahun 1993 sedang mengalami booming besar-besaran, seiring dengan komoditas jaringan di dalam kantor telah meningkat secara drastis. Fitur-fitur jaringan dalam Windows NT menawarkan beberapa pilihan konektivitas jaringan yang luas dan juga tentunya sistem berkas NTFS yang efisien.
Windows NT merupakan sistem operasi Windows pertama yang dibuat dengan menggunakan kernel hibrida, setelah pada versi-versi sebelumnya hanya menggunakan kernel monolithic saja.
windows 95
 pada tanggal 24 Agustus 1995. Microsoft memiliki dua keuntungan dari peluncuran ini: 1) adalah mustahil bagi para konsumen untuk menjalankan Windows 95 pada sistem operasi DOS bukan buatan Microsoft yang jauh lebih murah; 2) meskipun jejak-jejak DOS tidaklah pernah dicabut dari sistem operasi tersebut, malahan versi tersebut menancapkan sebuah versi DOS untuk dimuat sebagai bagian dari proses booting, Windows 95 berjalan dengan sendirinya di dalam modus 386 Enhanced, dengan menggunakan memori virtual dan model pengalamatan memori flat 32-bit. Fitur-fitur itu menjadikan aplikasi Win32 untuk mengalamatkan RAM virtual sebanyak maksimal 2 gigabyte(dengan 2 gigabyte sisanya dicadangkan untuk sistem operasi). Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.
Sebelum menggantinya dengan versi Windows yang baru, Microsoft merilis Windows 95 dalam lima versi berbeda, yakni sebagai berikut:
  • Windows 95 – rilis yang sebenarnya dari Windows 95
  • Windows 95 A – mencakup pembaruan Windows 95 Original Service Release 1 (OSR1) yang dimasukkan secara langsung terhadap instalasi.
  • Windows 95 B – mencakup beberapa pembaruan mayor lainnya, seperti halnya sistem berkas FAT32, dan Internet Explorer 3.0. Versi ini juga dikenal dengan Windows 95 OSR2, atau banyak orang di Indonesia menyebutnya sebagai Windows 97.
  • Windows 95 B USB – atau Windows 95 OSR2.1 merupakan versi Windows 95 yang menawarkan dukungan terhadap perangkat keras berbasisbus Universal Serial Bus/USB.
  • Windows 95 C – atau Windows 95 OSR2.5 mencakup semua fitur di atas, ditambah Internet Explorer 4.0. Versi ini merupakan versi yang paling terakhir dirilis dari seri Windows 95.
WINDOWS NT 4.0
 NT 4.0 memiliki antarmuka yang sama dengan Windows 95, tetapi menggunakan kernel yang sama dengan Windows NT, sehingga lebih stabil. Memang, ada sebuah patch tambahan yang tersedia untuk Windows NT 3.51 yang mampu membuat NT 3.51 agar mirip seperti NT 4.0, tapi sangat tidak stabil dan memiliki banyak bug.
Windows NT 4.0 datang dalam empat versi:
  • Windows NT 4.0 Workstation
  • Windows NT 4.0 Server
  • Windows NT 4.0 Server, Enterprise Edition (yang mencakup dukungan terhadap clustering dan SMP hingga 8-way)
  • Windows NT 4.0 Terminal Server
WINDOWS 98
 Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95 Dan dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.
Pada tahun 1999, Microsoft merilis Windows 98 Second Edition, sebuah rilis yang menawarkan banyak peningkatan dibandingkan versi sebelumnya. Internet Connection Sharing, yang merupakan sebuah bentuk dari Network Address Translation, yang mengizinkan beberapa mesin di dalam sebuah jaringan lokal agar dapat menggunakan satu buah jalur koneksi Internet bersama-sama pun diperkenalkan pada versi ini. Banyak masalah minor di dalam Windows yang lama telah dikoreksi, yang menjadikan Windows 98 menurut banyak orang sebagai sebuah versi Windows 9x yang paling stabil di antara semua versi Windows 9x lainnya.
WINDOWS 2000
Wlogo.pngpada 17 Februari 2000, sebuah versi yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Windows NT 5.0 atau “NT 5.0”. Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni pangsa pasar workstation dan juga pangsa pasar server.
Di antara fitur-fitur Windows 2000 yang paling signifikan adalah Active Directory, sebuah model jaringan pengganti model jaringan NT domain, yang menggunakan teknologi yang merupakan standar industri, seperti Domain Name System (DNS), Lightweight Directory Access Protocol (LDAP), danKerberos untuk menghubungkan antara sebuah mesin ke mesin lainnnya.
Windows 2000 tersedia dalam enam edisi, yakni:
  • Windows 2000 Professional
  • Windows 2000 Server
  • Windows 2000 Advanced Server
  • Windows 2000 Datacenter Server
  • Windows 2000 Advanced Server Limited Edition
  • Windows 2000 Datacenter Server Limited EditionWindows 2000 tersedia dalam enam edisi, yakni:
      • Windows 2000 Server
      • Windows 2000 Advanced Server
      • Windows 2000 Datacenter Server
      • Windows 2000 Advanced Server Limited Edition
      • Windows 2000 Datacenter Server Limited Edition
WINDOWS ME
 
Pada bulan September 2000Microsoft memperkenalkan Windows Millennium Edition . Versi ini memperbarui Windows 98 dengan dukungan multimedia dan Internet yang lebih baik. Versi ini juga memasukkan fitur “System Restore,” yang mengizinkan para penggunanya untuk mengembalikan keadaan sistem ke sebuah titik yang dikenal baik-baik saja, pada saat sistem operasimengalami kegagalan. Fitur-fitur yang terdapat di dalam Windows Me (seperti Internet Explorer 5.5Windows Media Player 7.0, dan Microsoft DirectX 7.1) bahkan bisa diperoleh secara gratis dari situs Windows Update, kecuali System Restore. Hasilnya, Windows Me pun tidak dianggap sebagai sebuah sistem operasi yang unik di antara saudara-saudaranya dari keluarga Windows 9x, Windows 95 dan Windows 98.  Windows Me jugadikritik karena munculnya masalah kestabilan, dan juga dukungan terhadap MS-DOS yang berjalan di dalam modus real. Orang-orang bahkan menyebut Windows Me sebagai Windows Mistake Edition.
WINDOWS XP
 Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode “Whistler” selama pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua.
  • Windows XP Home Edition, yang ditujukan untuk pasar desktop dan laptop rumahan.
  • Windows XP Home Edition N, sama seperti Home Edition yang biasa, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena memang peraturan Uni Eropa tidak memperbolehkannya.
  • Windows XP Professional, yang ditujukan bagi para power user dan pebisnis.
  • Windows XP Professional N, sama seperti Professional Edition, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena peraturan Uni Eropa tidak mengizinkannya.
  • Windows XP Media Center Edition (MCE), dirilis pada bulan November 2002, merupakan Windows XP Home Edition yang ditujukan untuk dektop dan laptop dengan penekanan pada hiburan rumahan.
    • Windows XP Media Center Edition 2003
    • Windows XP Media Center Edition 2004
    • Windows XP Media Center Edition 2005, yang dirilis pada 12 Oktober 2004. 
WINDOWS VISTA
Windows vista logo.png  Setelah meraih kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006 bagi kalangan bisnis sementara untuk kalangan pengguna rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007. Windows Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang terbatas, yang disebut sebagai User Account Control (UAC), untuk menggantikan filosofi “administrator-by-default” yang diberlakukan pada Windows XP. Windows Vista juga memperkenalkan fitur grafik yang jauh lebih “memikat”, yang disebut dengan Windows Aero GUI, aplikasi yang baru (seperti halnya Windows Calendar, Windows DVD Maker dan beberapa game baru termasuk Chess Titans, Mahjong, dan Purble Place . Selain itu, Windows Vista juga menawarkan versi Microsoft Internet Explorer yang lebih aman, serta Windows Media Player versi baru (versi 11).